beranda

Showing posts with label HIKAYAT ISLAM. Show all posts
Showing posts with label HIKAYAT ISLAM. Show all posts

Saturday, February 11, 2012

HIKMAH DIAM PADA SAAT YANG TEPAT


Hikmah Diam pada Saat yang Tepat
Dikisahkan bahwa ada seorang lelaki miskin yang mencari nafkahnya hanya dengan mengumpulkan kayu bakar lalu menjualnya di pasar. Hasil yang ia dapatkan hanya cukup untuk makan. Bahkan, kadang-kadang tak mencukupi kebutuhannya. Tetapi, ia terkenal sebagai orang yang sabar.
Pada suatu hari, seperti biasanya dia pergi ke hutan untuk mengumpulkan kayu bakar. Setelah cukup lama dia berhasil mengumpulkan sepikul besar kayu bakar. Ia lalu memikulnya di pundaknya sambil berjalan menuju pasar. Setibanya di pasar ternyata orang-orang sangat ramai dan agak berdesakan. Karena khawatir orang-orang akan terkena ujung kayu yang agak runcing, ia lalu berteriak, “Minggir… minggir! kayu bakar mau lewat!.”

BERSIH DARI PENYAKIT HATI AKAN MEMBAWA ANDA KE SURGA

BERSIH DARI PENYAKIT HATI AKAN MEMBAWA ANDA KE SURGA

Imam Ahmad meriwayatkan dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, “Saat kami sedang duduk-duduk bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau berkata, ‘Akan datang kepada kalian sekarang ini seorang laki-laki penghuni surga’. Tiba-tiba ada seorang laki-laki dari kaum Anshar yang datang dengan bekas air wudhu masih mengalir di jenggotnya, dan tangan kirinya memegang terompahnya.”
“Keesokan hari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan seperti perkataannya yang kemarin. Lalu muncullah laki-laki itu lagi, persis seperti kedatangannya pertama kali. Di hari ketiga Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata demikian lagi, dan kembali yang datang adalah laki-laki itu lagi persis kejadian pertama. Setelah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam beranjak, Abdullah bin ‘Amr bin al-’Ash membuntuti laki-laki itu sampai ke rumahnya. Lalu Abdullah berkata kepadanya, ‘Aku telah bertengkar dengan ayahku, kemudian aku bersumpah untuk tidak mendatanginya selama tiga hari. Bila kau mengizinkan, aku ingin tinggal bersamamu selama tiga hari’. Dia menjawab, ‘Ya, boleh’.”